All for Joomla All for Webmasters
Nasional

Mantap..!! Jokowi Cetak Rekor Turunkan jumlah Pengganguran Indonesia, Ini Buktinya…

Mantap..!! Jokowi Cetak Rekor Turunkan jumlah Pengganguran Indonesia

Mantap..!! Jokowi Cetak Rekor Turunkan jumlah Pengganguran Indonesia, Ini Buktinya…

Bhinnekaku.com, Saat ini masih terjadi kendala pengangguran yang cukup meresahkan di Indonesia.

Pengangguran menjadi salah satu penyebab pertumbuhan ekonomi lambat dan penyebab kemiskinan.

Berdasarkan data dari BPS, pada Februari 2017 lalu, data pengangguran tercatat 5,33 persen atau 7,01 juta orang.

Bila dibandingkan Februari 2016 lalu mencapai 5,50 persen, maka data pengangguran terbuka Februari 2017 mengalami penurunan 0,17 persen atau 10.000 orang.

Membahas kendala yang dikeluhkan masyarakat daerah, maka Komite IV dan tim anggaran Komite I, II dan III menyelenggarakan rapat kerja dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro untuk membahas RUU APBN Tahun Anggaran 2018.

Ketua Komite IV Ajiep Padindang mengatakan beberapa permasalahan yang juga terjadi di daerah di antaranya adalah dana alokasi umum yang jadi sumber belanja langsung bagi daerah, tapi pagunya masih rendah.

Dalam rapat tersebut Menteri PPN Bambang Brodjonegoro menyampaikan, kemiskinan secara prosentase turun sampai 2 % yang setara dengan 240 ribu jiwa.

“Dengan pengurangan angka kemiskinan 240 ribu jiwa pemerintah sudah berusaha untuk menjadikan keadaan menjadi lebih baik di mana masyarakat miskin semakin berkurang. Begitu juga dengan pengangguran terbuka di 2015 itu di angka 5,9 % tapi di 2017 sudah turun menjadi 5,3 % dan kita masih terus upayakan agar investasi bisa semakin baik di Indonesia sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.

Dengan penduduk 260 juta orang, lanjutnya, kestabilan ekonomi juga harus dijaga.

Investasi sangat penting karena dengan adanya investasi swasta, pemerintah, asing dan domestik maka akan menciptakan lapangan kerja juga bagi masyarkat.

“Investasi ini sangat baik efeknya, karena negara negara maju pun itu bertumpu pada investor yang bergerak di bidang industri. Nah Indonesia ini harus memiliki kepastian hukum bagi para investor, juga mempermudah perizinannya agar pertumbuhan ekonomi semakin cepat. Tentu saja kami di Bappenas juga fokus ke sektor lain juga seperti pariwisata, ketahanan pangan, ketahanan energi, kesehatan, pertahanan kemanan dan beberapa prioritas nasional lainnya,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, Bappenas juga fokus kepada pelatihan, program padat karya di desa, sehingga bisa memberdayakan masyarakat yang ada di desa.

“Dengan adanya program padat karya diarahkan agar pembangunan di desa dilakukan oleh warga sendiri dan dibayar oleh desanya, ini sudah berjalan, jadi tidak diberikan ke pemborong di luar,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut Senator dapil Jawa Timur, Budiono berharap soal perencanaan Bappenas yang baik agar bisa terealisasi sesuai dengan kenyataan di lapangan.

“Perencanaan pasti bagus, apakah anggaran akan benar benar tersedia?,” katanya.

Di kesempatan yang sama Senator dapil Kepulauan Riau Hari Pinto masih mengkritisi soal pembangunan di daerahnya.

“Pertumbuhan ekonomi di Kepri masih bertumpu ke batam, ada beberapa hal yang perlu disegerakan yaitu soal pelabuhan yang lebih besar, agar bisa mendukung perdagangan dan perkembangan ekonomi di Kepri. Lalu soal pelatihan kerja buat kaum muda, itu di Kepri tidak ada, makanya anak muda kepri sulit untuk memiliki sertifikat melaut karena tidak ada akses, pelatihan tenaga las untuk bekerja di Bintang Karimun itu juga susah kami akses, di mana kami bisa dapatkan di Kepri, apakah ada skema pinjaman lunak agar masyarakat bisa ikut pelatihan di swasta?,” paparnya

Menjawab soal perencanaan Bappenas yang baik tapi masih belum bisa terealisasi sepenuhnya, Bambang mengatakan, hal tersebut karena setelah perencanaan maka proses pengesahan APBN ada di ranah Kemenkeu.

“Ke depan sistem kita semoga lebih baik lagi, seperti yang sudah diatur PP 17 tahun 2017 maka Bappenas bisa ikut memantau apa yang akan ditetapkan dan dilaksanakan pada APBN,” tegasnya.

Bambang menambahkan, untuk pelatihan itu bisa dikelola oleh pemprov dan pemda yang bekerjasama dengan pihak swasta, agar bisa diberikan pelatihan.

“Nah untuk pemprov dan pemda bisa koordinasi dan bekerjasama dengan pihak swasta agar bisa memberikan pelatihan, semoga ke depan pemprov dan pemda bisa berperan aktif lagi,” tutupnya.

Pemerintah Buka Hampir 18 Ribu Lowongan CPNS di 61 Instansi

Hampir 18 ribu lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) bakal dibuka di 61 instansi pemerintah. Dalam rilis pernyataan media yang diterima dari Humas Kementerian PAN-RB, disebutkan secara spesifik dibuka lowongan 17.928 CPNS yang tersebar di 61 instansi pemerintah. Kali ini lowongan itu berada di 60 Kementerian/Lembaga serta satu pemerintahan provinsi yakni Kalimantan Utara.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengatakan Kalimantan Utara adalah provinsi pemekaran yang masih kekurangan pegawai.

“Formasi untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebanyak lima ratus, sedangkan jumlah lowongan/formasi CPNS untuk Kementerian/Lembaga, sebanyak 17.428,” ujar Asman, Selasa (5/9).

Sebelumnya, pada Selasa siang, sempat diberitakan bahwa kembali dibukanya lowongan CPNS oleh pemerintah sebagai hoaks yang beredar lewat pesan berantai di media sosial dan aplikasi pesan.

Dari formasi untuk kementerian/ lembaga, ada pula yang tersedia untuk penyandang disabilitas, lulusan terbaik (cum laude), dan putra daerah Papua serta Papua Barat. Untuk pelamar dengan predikat cum laude tersedia 1850 posisi. Kemudian, untuk penyandang disabilitas ada 166 posisi, dan putra daerah Papua serta Papua Barat sebanyak 196 posisi.

Adapun proses serta jadwal untuk seleksi CPNS di instansi/instansi terkait, Asman mengatakan sudah bisa diakses lewat situs Kementerian PANRB, situs Badan Kepegawaian Negara, serta di situs resmi masing-masing instansi. Semua itu, kata Asman, sudah bisa diakses per 5 September 2017 pukul 23.00 WIB.

Bagi para pelamar yang sudah pernah mencoba peruntungan dalam seleksi CPNS pada putaran pertama untuk Kemenhumham dan Mahkamah Agung pada Agustus lalu diperbolehkan mendaftar kembali dengan menggunakan akun SSCN yang telah dibuat sebelumnya. Namun, sambung Asman, apabila ada seseorang yang telah dinyatakan lulus dalam putaran pertama, dilarang untuk mendaftar pada penerimaan putaan kedua.

Asman mengatakan pembukaan penerimaan CPNS Tahun 2017 ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan pegawai pada jabatan-jabatan strategis yang mendukung program Nawacita, mengganti PNS yang pensiun, serta menambah sumber daya terkati peningkatan beban kerja pada instansi tertentu.

Asman juga meyakinkan pelaksanaan penerimaan CPNS 2017 bakal berjalan penuh integritas dan bersih dari praktik korupsi, kolusi, nepotisme. Ia pun meminta para pelamar tak percaya pada oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan dengan uang imbalan.

“Waspadai adanya penipuan. Jangan terkecoh dengan iming-iming oknum yang mengaku bisa membantu. Tidak ada orang yang bisa membantu meluluskan CPNS,” tegas Asman.

Wirausahawan Produktif Kurangi Pengangguran

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Yahya Anja mengatakan, tingginya jumlah angka pengangguran di Kaltim saat ini dapat ditekan dengan cara menciptakan wirausahawan produktif.

Wirausahawan produktif tersebut dapat diciptakan salah satunya dengan cara menggelar program pelatihan kewirausahaan.

Yahya yang merupakan Politikus Partai Demokrat itu mengatakan pemerintah perlu melakukan kegiatan pelatihan peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja secara rutin di daerah-daerah. Yang mana program tersebut berguna untuk mendorong penciptaan wirausahawan-wirausahawan baru produktif dengan memanfaatkan potensi lokal.

Contohnya dengan membuat produk olahan berbahan ikan. Sehingga sumber daya lokal dapat menjadi produk – produk bernilai tambah dengan tingkat daya saing yang baik.

“Pelatihan kewirausahaan baiknya tidak hanya digelar di daerah perkotaan, tapi juga di daerah pinggiran, pedesaan dan pedalaman,” ucap wakil rakyat asal daerah pemilihan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kutai Barat ini.

Dengan adanya program pelatihan tersebut, Yahya berharap dapat membuka peluang kerja baru dari usaha-usaha yang dijalankan wirausahawan produktif yang baru.

“Jika penerapan manajemen kewirausahaan produktif tersebut dapat dikembangkan dengan baik, maka bukan hanya akan memberikan keuntungan dan peningkatan kesejahteraan bagi setiap wirausahawan, tetapi sangat mungkin akan membuka lapangan kerja baru,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top