All for Joomla All for Webmasters
Nasional

Kepolisian Mengatakan Ada 820 Orang Mengadu Terkait First Travel

Sudah Tercatat 820 orang Korban yang melapor terkait kasus umrah Murah dari First Travel, sejak di bukanya posko Bareskrim Polri hari Rabu kemari tanggal 16 - Agustus - 2017.

Bhinnekaku.com, Jakarta – Sudah Tercatat 820 orang Korban yang melapor terkait kasus umrah Murah dari First Travel, sejak di bukanya posko Bareskrim Polri hari Rabu kemari tanggal 16 – Agustus – 2017.

“Jumlah total orang yang melapor ke crisis center ada 820 orang,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Martinus Sitompul dalam pesan singkat, Minggu 20 Agustus 2017 malam.

sementara itu, jumlah pengaduan yang sudah masuk melalui alamat E-Mail Pengaduan [email protected] berjumlah 761 Surat elektronik / Email.

Menurut dia, penyidik Bareskrim telah memeriksa 32 saksi terkait kasus penipuan dan penggelapan oleh bos-bos First Travel.

“Ada 32 saksi yang sudah diperiksa,” kata Martinus seperti dilansir Antara.

Pada kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana 35.000 calon peserta umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel, polisi telah menetapkan tiga tersangka. Ketiganya yakni Andika Surachman (Dirut), Anniesa Desvitasari (Direktur) serta Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki Hasibuan (Komisaris Keuangan).

Kiki yang merupakan adik tersangka Anniesa Desvitasari Hasibuan berperan ikut membantu tindak pidana penipuan yang dilakukan Anniesa dan kakak iparnya, Andika.

Sedikitnya 70.000 calon anggota jemaah yang telah membayar biaya umrah kepada First Travel. Namun, hanya 35.000 jemaah yang bisa diberangkatkan umrah.

Polisi memperkirakan kerugian yang diderita para anggota jemaah atas kasus itu mencapai Rp 550 miliar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top